• Seumeuleung Raja


    My Aceh Tour | Seumeuleung raja merupakan salah satu ritual adat yang sampai kini masih dilaksanakan oleh warga Lamno, Aceh Jaya. Seumeuleung raja ialah salah satu upacara adat dimana pada inti upacara ini ialah menyuapi seorang yang mendapat tahta raja Meureuhom Daya. Bu Ulee merupakan sebutan untuk nasi yang dibawakan oleh dua orang dayang, pada sebuah dalông (sejenis tempayan) dan nantinya akan disuapi kepada sang pewaris tahta.
     Dalam upacara adat ini, semua jenis makanan yang disajikan merupakan hasil alam yang diperoleh oleh masyarakat Lamno yang dibawakan secara sukarela tanpa patokan jumlah. Ini dilakukan untuk menghargai dan juga sebagai bukti penghormatan kepada pewaris tahta Meureuhom Daya selaku tokoh pemegang adat pada zaman kesultanan Sultan Iskandar Muda.
    Upacara seumeuleung raja ini dilakukan pada tanggal 10 Dzulhijjah, atau tepatnya pada hari pertama Idul Adha. Ketetapan tanggal ini sudah berlaku dari dahulu sehingga ketetapan ini tidak bisa dirubah lagi. Karena sangat banyak warga yang berdatangan dari luar Lamno, raja daya tersebut mengambil kebijakan untuk melaksanakan upacara ulang pada hari lebaran Idul Adha yang ke-3. Ini dimaksudkan agar semua warga yang bukan dari Lamno dapat menyaksikan upacara seumeuleung raja. (Aceh Jaya)
  • 2 komentar:

    1. Jadi siapa yang mendapat titah raja itu? .... Airsoft Gun Murah

      BalasHapus
      Balasan
      1. seperti yang kita ketahui bersama, seperti lazimnya sistem kerajaan di belahan dunia ini. Hanya mereka yang memiliki keturunan langsung secara darah yang bisa mendapatkan titih kerajaan.
        salam

        Hapus

    468x60 Ads

    Welcome To Aceh Jaya

    Ads 468x60px

    Empowered By : My Aceh Tour

    My Community

    ADS

    Social Icons

    Featured Posts